Pesawat BNPB Mendarat di Kuala Langsa, Plt Kadis Perhubungan Dorong Optimalisasi Bandara dan Pelabuhan

Langsa, wartapolri.com – Suasana hangat menyelimuti landasan pacu Bandara Kuala Langsa ketika pesawat capung milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendarat dengan membawa bantuan kemanusiaan dari Dinas Sosial Provinsi. Kehadiran pesawat ini bukan hanya menjadi simbol kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga membuka harapan baru bagi Kota Langsa untuk memiliki akses transportasi udara reguler.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Langsa, Nazaruddin SE, yang turut menyambut kedatangan Pesawat tersebut, menyampaikan harapan besar agar Pemerintah pusat melalui kementrian Perhubungan memberikan perhatian serius terhadap potensi landasan pacu yang berada di Kuala langsa, menurutnya landasan pacu ini jangan hanya di fungsikan untuk kebutuhan darurat saja, melainkan perlu dikembabgkan menjadi jalur penerbangan domestic reguler.

“Bandara ini memiliki peran strategis jika rute penerbangan di buka, masyarakat akan lebih mudah bepergian, dunia usaha akan berkembang dan langsa bisa menjadi simpul penting dalam jaringan trasportasi udara di Aceh” Ujar Nazaruddin SE pada media ini,kamis(25/12)

Kota langsa yang terletak di pesisir timur Aceh memiliki posisi geografis yang sangat menguntungkan dengan adanya Bandara yang aktif, mobilitas masyarakat akan meningkat, baik untuk kepentingan pendidikan, kesehatan maupun bisnis.

Nazaruddin menekankan bahwa transportasi udara bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal percepatan penbangunan ekonomi daerah.

“Bayangkan jika hasil pertanian, perikanan Dan produk UMKM langsa di pasarkan Kekota-kota besar melalui jalur udara,ini akan membuka peluang ekonomi baru Dan meningkatkan daya saing daerah” Tambahnya.

Selain bandara, Nazaruddin juga menyoroti pentingnya pengembangan dermaga Pelabuhan Kuala langsa, letaknya yang berada dijalur strategis selat malaka menjadikan pelabuhan ini berpotensi besar sebagai pusat perdagangan.

Selat malaka sendiri dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, sehingga keberadaan pelabuhan yang modern Dan terintegrasi akan memberikan keuntungan besar bagi langsa.

“Pelabuhan Kuala langsa bisa menjadi pintu masuk perdagangan internasional jika dikelola dengan baik, pelabuhan ini akan mendukung ekspor-impor Dan menjadikan langsa sebagai Kota perdagangan yang maju” Jelasnya.

Harapan besar ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah pusat, Nazaruddin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan kementrian terkait, ia berharap kementrian Perhubungan Dan kementrian Perdagangan dapat melihat potensi besar langsa sebagai simpul transportasi Dan perdagangan di kawasan timur Aceh.

“Bandara Dan Pelabuhan adalah pintu gerbang pembangunan, jika keduanya difungsikan secara optimal, maka langsa akan menjadi pusat pergerakan ekonomi yang berdaya saing, bukan hanya tingkat regional tetapi juga Nasional.

Masyarakat Kota langsa pun menyambut baik gagasan ini, banyak warga berharap agar bandara tidak hanya digunakan untuk penerbangan darurat, melainkan juga untuk penerbangan komersial yang bisa mempermudah akses keberbagai daerah, begitu pula dengan pelabuhan yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru Dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan Pemerintah pusat, Kota Langsa di yakini mampu menjelma sebagai salah satu simpul strategis perdagangan Dan trasportasi di Aceh.

Momentum kedatangan Pesawat BNPB ini menjadi pengingat bahwa insfrastruktur transportasi bukan sekedar fasilitas,melainkan pondasi penting bagi kemajuan daerah

(Sayid Muhammad)

Mungkin Anda Menyukai