HUT ke-27 Aceh Singkil: Sehatkan Raga, Amankan Dapur Warga lewat Gerakan Pangan Murah

Aceh Singkil | wartapolri.com ~ Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Aceh Singkil mencapai puncaknya dengan cara yang elegan dan solutif. Tidak sekadar seremoni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil menyinergikan kegiatan olahraga massal dengan aksi nyata pengendalian ekonomi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Alun-alun Kota Singkil, Minggu (26/04/2026).

Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, memastikan bahwa euforia perayaan hari jadi berbanding lurus dengan kemudahan akses kebutuhan pokok.

Tepat pukul 11.30 WIB, usai peluh peserta senam mengering dan pembagian doorprize berakhir, kerumunan warga beralih ke stan-stan pangan yang telah disiapkan. Transisi ini dirancang secara strategis oleh Pemkab untuk memastikan mobilitas warga terpusat dan efisien.

Bahan pokok yang disediakan menjadi incaran utama karena dibanderol dengan harga subsidi yang jauh di bawah harga pasar.

Komoditas unggulan yang tersedia meliputi:

Beras Premium dan Medium: Stabilisator kebutuhan karbohidrat utama.

Minyak Goreng & Gula Pasir: Kebutuhan pokok rumah tangga yang paling fluktuatif.

Telur Ayam Ras: Sumber protein yang disediakan dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan tinggi.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, yang memantau langsung jalannya GPM, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah instrumen krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

“Kami tidak ingin HUT ini hanya menjadi pesta sesaat. Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung di dapur masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini adalah ‘senjata’ kami untuk menekan laju inflasi daerah sekaligus meringankan beban ekonomi warga pasca-perayaan,” tegas Bupati Safriadi di sela-sela peninjauan.

Beliau juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap stok pangan di Bumi Syekh Abdurrauf as-Singkili ini akan terus diperketat guna menjamin ketersediaan jangka panjang.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Singkil, Achyaruddin, ST, menjelaskan bahwa GPM ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) strategis daerah dalam stabilisasi pasokan.

“Ini bukan kegiatan seremonial semata, melainkan program terukur. Kami memastikan rantai pasok dari produsen ke konsumen dipangkas agar harga tetap terjangkau. Fokus utama kami hari ini adalah memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang karena kebutuhan dapur mereka terpenuhi dengan harga yang masuk akal,” ujar Achyaruddin.

Selaras dengan jargon HUT tahun ini “Tumbuh dalam kebersamaan mengukir prestasi dan menuju masa depan gemilang” perpaduan senam massal dan pasar murah ini menggambarkan visi pembangunan yang seimbang antara pembangunan manusia dan ketahanan ekonomi.

Kegiatan berakhir dengan tertib dan lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi warga bahwa di usia yang ke-27, Aceh Singkil semakin dewasa dalam melayani dan melindungi kepentingan rakyatnya.[]

Pewarta : Khalikul Sakda.

Mungkin Anda Menyukai