JAKARTA | wartapolri.com ~ Dalam upaya memperkuat posisi industri kelapa sawit nasional di kancah global, Sinar Mas Agribusiness and Food secara resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk “Program Petani Sawit Terampil: Kolaborasi Membangun Rantai Pasok Smallholders yang Berkelanjutan.” Acara yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 5 November 2026 ini, menjadi tonggak penting dalam mengintegrasikan petani swadaya ke dalam sistem tata kelola perkebunan yang inklusif, transparan, dan ramah lingkungan.

Menjawab Tantangan Petani Swadaya
Sektor petani swadaya memegang peranan vital dalam struktur industri sawit Indonesia. Namun, mereka seringkali terhambat oleh keterbatasan akses terhadap praktik agronomi yang baik (Good Agricultural Practices), legalitas lahan, serta pemenuhan standar keberlanjutan. Melalui program ini, Sinar Mas Agribusiness and Food berkomitmen menjembatani kesenjangan tersebut agar komoditas sawit rakyat memiliki daya saing yang tinggi.
Tiga Pilar Transformasi Strategis
Program ini difokuskan pada tiga pilar utama untuk memperkuat kapasitas petani:
Legalitas dan Ketertelusuran (Traceability): Memberikan pendampingan dalam pemetaan lahan dan pengurusan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) guna memastikan asal-usul buah sawit dapat dipertanggungjawabkan secara global.
Peningkatan Produktivitas Tanpa Deforestasi: Melalui pelatihan manajemen kebun dan teknik agronomi modern, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen di lahan yang sudah ada tanpa harus melakukan pembukaan lahan baru.
Sertifikasi Standar Global: Membimbing koperasi dan kelompok tani untuk meraih sertifikasi nasional ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) dan internasional RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).
Sinergi Lintas Sektor
Dalam diskusi panel yang dipandu oleh Annisa Indrayanti (Corporate Communications Senior Officer Sinar Mas Agribusiness and Food), para pakar menekankan bahwa keberhasilan transformasi ini memerlukan kolaborasi erat.
Ian Suwarganda, Director of Sustainability Supply and Production Sinar Mas Agribusiness, menyatakan bahwa pembangunan rantai pasok yang tangguh tidak dapat dilakukan secara tunggal oleh korporasi. Senada dengan hal tersebut, Danar Surya W. (Compliance & Management System Dept. Head PT SMART Tbk) menyoroti pentingnya sistem kepatuhan yang terintegrasi.
Diskusi ini juga menghadirkan perspektif dari lapangan melalui H. Ajo Irawan (Group Manager CV Karya) serta penanggap ahli Ir. Malik Rusydi (Pembina Koperasi Tani Sawit/Sr. Manager PT. Nafasindo) dan Novsat Darajat Idris (Direktur Eksekutif GAPKI) yang memberikan masukan strategis mengenai implementasi kebijakan di tingkat daerah.
Masa Depan Sawit Indonesia
Melalui investasi pada kapasitas petani swadaya, Sinar Mas Agribusiness and Food tidak hanya berupaya meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat, tetapi juga memastikan industri sawit Indonesia tetap kompetitif dan adil. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan ekonomi dapat berjalan selaras demi masa depan industri sawit yang lebih hijau.{*}
Laporan : Khalikul Sakda

