Terkendala Banjir dan Risiko Longsor, Perbaikan Pipa Utama PDAM Tirta Singkil Berdampak pada Pasokan Air di Empat Wilayah

ACEH SINGKIL | wartapolri.com ~ Pasokan air bersih untuk ribuan pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Singkil di sejumlah wilayah mengalami gangguan serius. Hal ini terjadi menyusul adanya insiden kebocoran jaringan pipa transmisi utama di dua titik lokasi strategis yang melayani wilayah Kecamatan Singkil dan sekitarnya.

Berdasarkan rilis resmi manajemen PDAM Tirta Singkil per Selasa (27/10), wilayah yang terdampak langsung oleh terhentinya distribusi air bersih meliputi:

Desa Pea Bumbung
Desa Selok Aceh
Desa Ujung Bawang
Desa Pulo Sarok
Terkendala Genangan Banjir dan Ancaman Longsor
Tim teknis PDAM dilaporkan telah diterjunkan ke lokasi kebocoran sejak beberapa hari terakhir untuk melakukan penanganan darurat. Namun, proses penggalian dan perbaikan pipa utama tersebut menemui kendala berat akibat tingginya volume genangan banjir di sekitar lokasi kerja.

Kondisi tanah di area galian saat ini berada dalam tingkat kejenuhan air yang sangat tinggi dan labil. Manajemen menjelaskan bahwa jika pekerjaan penggalian terus dipaksakan dalam kondisi tersebut, hal itu sangat berisiko memicu longsor pada badan jalan raya di dekatnya serta membahayakan keselamatan para petugas di lapangan.

Waktu Normalisasi Belum Dapat Dipastikan
Mengingat faktor cuaca dan tingginya debit banjir yang masih menutupi akses pipa, pihak PDAM menyatakan bahwa estimasi waktu penyelesaian perbaikan hingga kini belum dapat dipastikan secara pasti.

Pekerjaan teknis berskala penuh baru akan dilanjutkan kembali secara maksimal segera setelah genangan air surut dan parameter keselamatan kerja dinyatakan aman.

Permohonan Maaf dan Komitmen PDAM
Pihak Manajemen PDAM Aceh Singkil menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan ini.

PDAM menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan prioritas utama, dan pihaknya tetap berkomitmen memantau perkembangan situasi di lapangan setiap saat agar pemulihan distribusi air dapat dipercepat begitu kondisi cuaca dan debit air memungkinkan. Masyarakat diimbau untuk bersabar dan memaklumi kondisi darurat bencana ini demi keselamatan bersama.{*}

Laporan : Khalikul Sakda Berutu

Mungkin Anda Menyukai