Ketika Polisi Naik Mimbar: Pesan Khotbah Briptu Raja Fatahillah Gaungkan Spirit Penjaga Moral di Masjid Al-Ijtihad Ujung Bawang Singkil

ACEH SINGKIL | wartapolri.com ~ Suasana khidmat dan penuh kesejukan menyelimuti Masjid Al-Ijtihad, Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, pada pelaksanaan ibadah Shalat Jumat (30/10/2026). Ibadah kali ini terasa istimewa dengan tampilnya personel Polres Aceh Singkil, Briptu Raja Fatahillah, yang bertindak langsung sebagai khatib di hadapan ratusan jamaah.

Pelaksanaan ibadah ini turut dihadiri langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, Kabag Ops, Kapolsek Singkil beserta rombongan jajaran kepolisian yang berbaur bersama masyarakat setempat. Kehadiran aparat di atas mimbar dan di saf salat menjadi potret sinergi nyata antara penegak hukum dan elemen masyarakat dalam bingkai nilai-nilai religius.

Syukur Kesehatan dan Fondasi Ketakwaan
Dalam mukadimah khotbahnya, Briptu Raja Fatahillah mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur atas anugerah nikmat kesehatan baik fisik, badan, maupun kejernihan pikiran yang memungkinkan umat muslim melangkahkan kaki ke masjid guna menunaikan kewajiban Shalat Jumat.

Ia menekankan bahwa peningkatan takwa melalui ketaatan menjalankan perintah Allah SWT dan ketegasan menjauhi larangan-Nya merupakan fondasi utama dalam melahirkan tatanan sosial yang tertib, tenteram, aman, dan damai.

Kunci Keberuntungan Hakiki: Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Briptu Raja Fatahillah mengingatkan bahwa dalam pandangan Islam, tolak ukur keberuntungan seseorang tidak dinilai dari kemewahan bangunan, tumpukan harta, ataupun tingginya pangkat dan jabatan. Hakikat kemuliaan justru bertumpu pada keberanian menjaga kebaikan dan mencegah kemungkaran di ruang publik.

Pesan tersebut ditegaskan melalui kutipan firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 104, tentang perintah agar ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan (al-khair), menyuruh berbuat ma’ruf, dan mencegah hal-hal yang munkar.

Secara perinci, khatib menguraikan dua dimensi moral ini:

Perilaku Ma’ruf: Meliputi segala kebajikan yang diridhoi Islam, khususnya wujud kepedulian sosial, tolong-menolong, dan penguatan hubungan harmonis antarsesama manusia (hablum minan-nas).
Perilaku Munkar: Segala bentuk keburukan yang diharamkan syariat, seperti sikap apatis, kebohongan, penipuan, kezaliman, pencurian, perzinaan, perjudian, hingga penyalahgunaan wewenang dan jabatan.
Terkait upaya melawan keburukan, jamaah diingatkan kembali pada hadis Rasulullah SAW mengenai tiga tingkatan dalam mencegah kemungkaran: meredamnya melalui kekuasaan atau kemampuan tangan, mengingatkan lewat lisan, atau setidaknya menolak dalam hati sebagai cerminan selemah-lemahnya iman.

Filosofi Kapal: Bahaya Sikap Apatis bagi Keselamatan Bersama
Salah satu poin paling menggugah dalam khotbah ini adalah analogi kisah teladan tentang sebuah kapal berlantai dua. Khatib mengisahkan penumpang di tingkat bawah yang enggan merepotkan lantai atas saat mengambil air, lalu berniat melubangi lambung kapal. Jika penumpang lain berdiam diri dan bersikap acuh tak acuh, maka seluruh isi kapal—baik yang berbuat salah maupun yang diam—akan tenggelam bersama-sama ke dasar lautan.

“Kisah ini menjadi pengingat tegas bahwa membiarkan kemungkaran merajalela di tengah lingkungan masyarakat akan mengundang bencana bersama. Sikap apatis adalah ancaman bagi keselamatan kolektif,” tegas Briptu Raja Fatahillah.

Tanggung Jawab Moral Kolektif
Mengakhiri khotbahnya, khatib berpesan agar komitmen amar ma’ruf nahi munkar selalu diinisiasi dari diri sendiri serta keluarga terdekat. Ia menggarisbawahi bahwa tugas menjaga ketertiban, mencegah kejahatan, dan mengayomi masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pundak aparat semata, melainkan menuntut kepedulian serta kesadaran kolektif dari seluruh lapisan warga.

Ibadah Shalat Jumat di Masjid Al-Ijtihad tersebut ditutup secara syahdu dengan doa bersama, memohon limpahan hidayah, ampunan, serta perlindungan dari Allah SWT untuk seluruh masyarakat Aceh Singkil.{*}

Laporan : Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai