Jalan Ujung Bawang Menuju Sebatang Gumer Sudah Nyaman Dilalui

Aceh Singkil, wartapolri.com – Pembangunan Jalan Pea Bumbung Menuju Pemuka lama, ahirnya jalan Alternatif Ujung Bawang Menuju Sebatang Gunung Meriah (Gumer) Aceh Singkil sudah nyaman dilalui walau pun belum semua jalan tersebut beraspal, itu pun sudah ramai dilalui para pengguna jalan, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat, akibat jalan yang sudah dibangun tersebut, jalan ini sangat bermanfaat sekali, bagi masyarakat, para pengguna jalan yang sudah banyak melintas sehingga barang dagangan warga laku terjual.

Basir Selaku Kepala Desa (Kades) Desa Ujung Bawang, saat ditemui oleh awak media wartapolri.com diruangan Kerjanya Senin (29/01/2024).

Basir mengatakan “Kondisi jalan yang semakin nyaman dan aman itu membuat pengguna jalan bertambah. Sehingga mampu mengatrol perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Desa saya, ucap Basir.

Menurut pantauan media ini di tepi jalan banyak warga yang buka usaha, dari mulai dari Desa Ujung Bawang hingga Desa Pea Bumbung. Sangat membantu sekali perekonomian masyarakat.

Hal senada juga disampaikan para pengemudi pengangkut Tandan Buah Sawit (TBS) Menurutnya, jalan alternatif yang melintas dari Desa Ujung Bawang hingga Sebatang ini sudah bagus, aman, dan nyaman dilewati.” tuturnya

“sopir truk ini menuturkan dari Ujung Bawang ke Rimo Gunung Meriah (Gumer), dulu biasanya kami menempuh waktu perjalanan hingga 2 jam, baru nyampek. Namun saat ini.akibat Jalannya sudah bagus hanya satu jam saja,” paparnya. Sopir truk tersebut.  membandingkan, dulu sebelum diperbaiki jalannya banyak lubang dan sempit.

“Sekarang perempatan Ujung Bawang sampai Gumer sudah bagus dan lebar. Sudah enak tidak khawatir mogok. Ya aman dan nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, pedagang bakso keliling, yang enggan dipublikasi kan namanya tak menampik jika usahanya pun mendapat manfaat dari adanya bangunan jalan tersebut. Sehingga Ramainya pengguna jalan mampu menambah penghasilan warga, termasuk dagangannya yang kian laris setelah kondisi jalan diperbaiki dan diperlebar.

“Senang karena jalan diperlebar. Dulu agak sempit sekarang lebar, pengguna jalan semakin ramai. Iya alhamdulillah nambah pembeli,” ungkapnya.

Dulu, dalam sehari pendapatan hanya kisaran Rp50 ribu sampai Rp80 ribu. Tapi sekarang dia mampu mendapatkan Rp300 ribu dari penjualan baksonya.

“Kalau habis Rp300 ribu,” kata dia.

Begitu juga dengan Susy, pedagang pop ice dan gorengan sosis. Sejak adanya perbaikan jalan tersebut, pelanggannya bertambah ramai.

“Alhamdulillah senang. Waktu jalan masih rusak pelanggan kurang, sekarang jalan sudah bagus, sudah tambah ramai. Tidak seperti dulu,” tandasnya.

Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai