Skandal Asmara Oknum Plt Kadisdikbud Aceh Singkil Mencuat, Marwah Pendidikan di Ujung Tanduk

Aceh Singkil, wartapolri.com ~ Diduga Pejabat Disdikbud di Kabupaten Aceh Singkil diguncang isu tak sedap. Integritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat kini menjadi sorotan tajam publik menyusul mencuatnya dugaan skandal asmara terlarang yang melibatkan pejabat teras di instansi tersebut.

Bermula dari Unggahan Media Sosial

Kegaduhan ini dipicu oleh unggahan akun Facebook “Semongko” pada Sabtu (24/1/2026) yang mendadak viral. Unggahan tersebut mengungkap adanya hubungan gelap yang menyeret nama AR, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Aceh Singkil.

AR diduga menjalin hubungan istimewa dengan seorang perempuan berinisial R, yang diketahui merupakan staf di lingkungan kantor yang sama. Mirisnya, R dikabarkan masih berstatus sebagai istri sah dari pria lain, sehingga memicu kemarahan netizen dan masyarakat luas.

Respons Dingin Pihak Terkait

Meski isu ini telah mencoreng citra instansi, pihak AR maupun Disdikbud Aceh Singkil terkesan enggan memberikan penjelasan transparan. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat terkait kebenaran informasi yang beredar, AR hanya memberikan jawaban singkat dan tertutup. Beliau menyatakan bahwa klarifikasi “G’perlu” dilakukan, sebuah respons yang dinilai publik justru memperkuat spekulasi negatif.

Kecaman dari Pengamat Pendidikan

Seorang tokoh pemerhati pendidikan di Aceh Singkil mengecam keras dugaan perilaku amoral ini. Menurutnya, pejabat pendidikan seharusnya menjadi kompas moral bagi generasi muda.

“Jika kewenangan disalahgunakan untuk melanggar etika, apalagi melibatkan bawahan dan merusak rumah tangga orang lain, ini adalah preseden buruk. Ini bukan sekadar urusan pribadi, tapi masalah integritas jabatan,” tegasnya.

Desakan Pencopotan dan Evaluasi Total

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Daerah. Gelombang tuntutan dari masyarakat mulai mengalir mendesak Bupati Aceh Singkil untuk segera mengambil langkah konkret. Publik meminta adanya pemeriksaan internal yang transparan melalui inspektorat.

Jika terbukti secara hukum dan fakta, masyarakat mendesak agar dilakukan tindakan tegas berupa pencopotan jabatan guna memulihkan wibawa pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, warga Aceh Singkil masih menanti ketegasan pemimpin daerah demi menjaga marwah Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili agar tetap bersih dari praktik asusila di lingkungan birokrasi.{*}

Pewarta : Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai