
Aceh Singkil, wartapolri.com – Petugas Badan Penenggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Kabupaten Aceh Singkil Bersihkan Material Pascabanjir Bandang tepatnya di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro, & Desa Mukti Jaya Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Pada Jum’at (03/05/2024).
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penenggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil Bapak H. Alhusni SH, mengatakan, dimana Sehari setelah banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, petugas dari Bpbd, melakukan pembersihan material di wilayah terkena dampak banjir bandang, akibat Sampah yang terbawa arus seperti lumpur serta potongan kayu danlain-lainnya.

BPBD Aceh Singkil Bapak Syafrizal SE, selaku Kasie Kedaruratan & Logistik mengerahkan alat berat Mobil Damkar untuk mengurai dan membersihkan material tersebut, khususnya disepanjang pemukiman yang terkena dampak.
Syafrizal SE, menambahkan disamping itu, petugas Bpbd berjaga saat mobil Damkar beroperasi di lokasi pemukiman untuk kelancaran pembersihan, ” pungkasnya,

H. Alhusni SH, menambahkan, Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Namun sebanyak 180 jiwa rumahnya yang ikut terkena dampak banjir bandang,” Jelasnya,
Alhusni menuturkan “Sejak pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB kami dibantu TNI, Polri serta warga setempat untuk membersihkan lumpur yang masuk kedalam rumah juga Masjid Desa Lae Bangun, serta matrial yang menutupi badan jalan raya pasca banjir bandang,” Imbuhnya,
Alhusni Menyampaikan Pembersihan lumpur tersebut yang memasuki dalam rumah & Masjid sampai di menutupi badan jalan dilakukan dengan cara disemprot dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Bpbd pemerintah Kabupaten Aceh Singkil,” tuturnya,
Dijelaskan pula, bahwa hujan deras terjadi pada Kamis sore kemarin mengakibatkan, sebanyak 10 unit Rumah warga yang terkena dampak banjir bandang Delapan (8) diantaranya rusak ringan sedangkan Dua (2) unit rusak berat, akibat terkena material yang terbawa arus, sehingga ada beberapa material bangunan yang berceceran di jalan raya.
Sementara itu, akibat banjir bandang beberapa fasilitas mengalami kerusakan yakni.
1. Kantor Desa.
2. Puskesdes.
3. Aula Pengajian,
4. Masjid
“tutupnya, ” H. Alhusni SH.(***)
Pewarta Khalikul Sakda Berutu (Kh.SB)

