
Aceh Singkil, wartapolri.com ~ Detik-detik menuju Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilchiksung) di Kabupaten Aceh Singkil pada Sabtu 20 Desember 2025 semakin terasa. Guna menjamin jalannya pesta demokrasi di tingkat akar rumput ini berlangsung aman, damai, dan berintegritas tinggi, Polres Aceh Singkil menunjukkan keseriusan maksimal. Sebanyak 70 personel kepolisian pilihan secara resmi diterjunkan untuk mengawal proses krusial ini di 26 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.

Apel pelepasan pasukan yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Aceh Singkil pada Kamis, 18 Desember 2025, dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya sekadar melepas, namun juga memberikan penekanan tajam mengenai misi penting yang diemban setiap personel.

“Pengamanan Pilchiksung ini bukan hanya tugas rutin semata, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut profesionalisme dan integritas tinggi dari setiap anggota Polri,” tegas AKBP Joko Triyono dengan sorot mata serius. Beliau menjelaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk memastikan terselenggaranya demokrasi yang jujur dan adil, di mana pilihan masyarakat dapat tersalurkan murni tanpa intervensi.

Setiap desa yang menjadi lokasi Pilchiksung akan mendapatkan pengamanan berlapis. Sebanyak dua hingga tiga personel Polri akan ditempatkan di masing-masing desa, bekerja sama secara sinergis dengan anggota Linmas setempat. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan jaring pengamanan yang solid, memastikan setiap tahapan pemilihan berjalan lancar tanpa hambatan.

Kapolres secara spesifik menginstruksikan seluruh personel untuk memegang teguh tiga pilar utama dalam menjalankan tugas:
1. Profesionalisme Tinggi: Menjalankan setiap prosedur pengamanan sesuai standar operasional yang berlaku.
2. Netralitas Mutlak: Menghindari segala bentuk keberpihakan kepada salah satu calon atau kelompok, menjaga marwah Polri sebagai pengayom masyarakat.
3. Pendekatan Humanis: Mengedepankan komunikasi yang baik, persuasif, dan pendekatan yang ramah dalam berinteraksi dengan seluruh elemen masyarakat, panitia, maupun perangkat desa. “Jaga integritas kita sebagai aparat penegak hukum. Utamakan pendekatan humanis dalam setiap interaksi,” pesannya.
Selain itu, AKBP Joko Triyono juga menekankan pentingnya kewaspadaan dan sikap proaktif. Personel diminta untuk secara terus-menerus melakukan pemetaan potensi kerawanan di wilayah tugas masing-masing. “Laporan cepat dan akurat mengenai setiap perkembangan situasi di lapangan sangat krusial agar pimpinan dapat segera mengambil langkah antisipasi yang tepat,” imbuhnya.
Tidak kalah penting, Kapolres mengingatkan setiap personel untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri. “Kesehatan dan keselamatan diri adalah prioritas. Tetap solid dan kompak dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya semangat kebersamaan tim.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen tak tergoyahkan dari seluruh jajaran Polres Aceh Singkil, Pilchiksung di 26 desa ini diharapkan akan menjadi cerminan demokrasi yang sehat. Tujuannya jelas: melahirkan pemimpin desa yang benar-benar merupakan representasi pilihan hati masyarakat, melalui proses yang transparan, akuntabel, dan bebas dari rasa khawatir. Kehadiran 70 personel ini adalah janji Polres Aceh Singkil untuk sebuah pesta demokrasi yang aman dan bermartabat di Bumi Aceh Singkil.{*}
Jurnalis : Khalikul Sakda

