
Lhokseumawe, Wartapolri.com – Dalam suasana hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh, Advokat H. Hasan Basri, SH., MH., dari Kantor Hukum Hasan Basri & Rekan di Langsa, bersama sejumlah masyarakat harus menempuh perjalanan penuh tantangan demi menjalankan tugas profesi.
Rombongan berangkat dari Langsa dengan tujuan Banda Aceh untuk menghadiri lanjutan sidang kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) Rumah Susun Kampus Politeknik Banda Aceh yang dijadwalkan pada Kamis, 18 Desember 2025 Perjalanan tersebut bukanlah perjalanan biasa, melainkan perjuangan yang sarat dengan doa dan semangat


Akibat bencana banjir, akses jalan utama di kuta blang terputus, Hasan Basri bersama rombongan penumpang Hiace terpaksa menuruni jalan setapak yang licin sejauh 300 meter menuju sungai, tempat sebuah boat parkir berkapasitas sekitar 15 orang telah disiapkan oleh masyarakat setempat dengan jasa rp.10.000.-/org
Dengan penuh Kehati-hatian mereka Menyeberangi derasnya arus sungai ditengah hujan yang terus menguyur.
Setelah berhasil menyeberang, rombongan kembali harus mendaki jalan menuju arah bireun sebelum melanjutkan perjalanan dengan kenderaan travel hiace mentari tour jaya tour
“Alhamdullilah kami selamat sampai diseberang dan bisa melanjutkan perjalanan, semua ini karena tanggung jawab tugas sebagai pedamping hukum klien.
Jadwal sidang tetap harus di jalan kan meski kondisi banjir menyulitkan perjalanan” Ujar Hasan Basri SH, MH yang akrab disapa Pak Haji pada media ini melalui whatchapp, rabu(17/12)
Ia menambah kan selama bencana banjir melanda Aceh, dirinya sudah tiga kali bolak balik melakukan perjalanan langsa ke Banda Aceh dengan penuh perjuangan termasuk menyeberangi sungai mengunakan boat.
Perjalanan penuh resiko ini menjadi bukti komitmen seorang advokat dalam menegakkan hukum dan mendampingi klien, meski harus berhadapan dengan kondisi alam yang tidak bersahabat.
Doa dan semangat menjadi bekal utama dalam menembus derasnya hujan dan arus sungai yang mengalir ke bawah.
(Sayid Muhammad)

