
Aceh Singkil, wartapolri.com ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menunjukkan keseriusan tinggi dalam mempersiapkan perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten yang akan segera digelar. Hal ini terungkap dalam pertemuan penting yang berlangsung pada Rabu, 14 Mei 2025, di Kantor Camat Singkil Utara.
Rapat koordinasi ini mempertemukan Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman SH., Sekretaris Daerah, Edy Widodo SKM. M. Kes, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kabupaten.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Camat Singkil Utara, Asnaldi S.Hut. M.Si., memfokuskan pembahasan pada berbagai aspek krusial demi suksesnya penyelenggaraan MTQ.
Adapun salah satu poin utama yang mengemuka adalah kualitas infrastruktur pendukung, terutama sistem tata suara (sound system) yang diharapkan dapat berfungsi optimal selama acara berlangsung.

Camat Asnaldi secara khusus menekankan perlunya keterlibatan aktif Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik tanpa gangguan, mengingat vitalnya peran listrik dalam kelancaran acara.
Selain infrastruktur, rapat juga menyoroti detail persiapan teknis lainnya yang sedang berjalan. Camat menginstruksikan agar seluruh persiapan terus dimatangkan dan jika ditemukan kendala, panitia diminta untuk segera berkoordinasi dengan pihak kabupaten.
Isu penjadwalan pelaksanaan MTQ juga menjadi perhatian serius. Mengingat tanggal 1 Juli bertepatan dengan Hari Bhayangkara, muncul diskusi mengenai potensi perubahan jadwal. Panitia LPTQ kabupaten diminta untuk segera menyampaikan usulan penyesuaian tanggal kepada pemerintah kabupaten agar dapat dibahas lebih lanjut, mempertimbangkan aspek keamanan dan kebutuhan listrik selama acara.
Lebih lanjut, kondisi fasilitas umum di sekitar lokasi utama MTQ, khususnya area depan masjid, turut menjadi perhatian. Camat Asnaldi menyampaikan bahwa perbaikan area tersebut, minimal dengan pengerasan semen, mendesak dilakukan untuk mengatasi masalah genangan air. Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebelumnya telah diinformasikan terkait kebutuhan ini.
Aspek logistik dan transportasi juga tak luput dari pembahasan. Panitia diminta untuk memantau secara seksama segala kebutuhan logistik dan segera melaporkan kendala yang tidak dapat diselesaikan di tingkat kecamatan kepada pemerintah kabupaten. Kebutuhan transportasi, seperti penyediaan bus untuk kafilah, juga perlu diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan matang.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, melalui perwakilan Bapak Sumanto yang turut hadir dalam rapat, menunjukkan komitmen penuh untuk mendukung dan memastikan MTQ tingkat kabupaten ini berjalan sukses.
Menindaklanjuti berbagai poin pembahasan,
Sekretaris Daerah Aceh Singkil, Edy Widodo SKM. M. Kes, memberikan arahan tegas kepada panitia. Beliau meminta agar laporan persiapan tertulis yang komprehensif segera disusun dan diserahkan kepada Bupati. Laporan ini harus memuat secara detail seluruh persiapan yang telah dilakukan, identifikasi kendala dan hambatan yang dihadapi, serta usulan solusi yang terukur.
Sekretaris Daerah juga mengumumkan rencana kunjungan lapangan dalam waktu dekat untuk meninjau langsung lokasi-lokasi utama MTQ, termasuk pemondokan kafilah, arena perlombaan, serta kesiapan infrastruktur vital seperti listrik, air bersih, fasilitas MCK, dan konsumsi. Detail mengenai sistem penyediaan konsumsi, apakah akan dikelola terpusat atau di masing-masing pemondokan, juga harus tercantum dalam laporan tertulis.
Lebih lanjut, Sekretaris Daerah menekankan kembali pentingnya koordinasi terkait transportasi, kualitas sound system, pengadaan undangan dan spanduk, serta penataan pemondokan kafilah. Beliau menyoroti potensi masalah terkait lokasi pemondokan dan meminta agar sistem penentuan lokasi (undi atau penunjukan) dipertimbangkan secara matang untuk menjaga keadilan. Jika terdapat lokasi yang jauh dari arena lomba, ketersediaan transportasi harus dipastikan.
Isu waktu pelaksanaan MTQ kembali ditekankan oleh Sekretaris Daerah. Beliau menyambut baik usulan penyesuaian jadwal dan mengusulkan agar pelaksanaan MTQ dimajukan, mengingat perkiraan durasi acara selama enam hari. Sekretaris Daerah berharap agar seluruh rangkaian acara dapat dituntaskan pada minggu terakhir bulan Juni untuk menghindari potensi bentrok dengan perayaan Hari Bhayangkara dan potensi gangguan keamanan atau acara lain yang mungkin terjadi.
Aspek anggaran juga menjadi perhatian penting, dan Sekretaris Daerah meminta agar informasi detail mengenai anggaran disertakan dalam laporan kepada pimpinan.
Sebagai langkah konkret, Sekretaris Daerah menginstruksikan agar laporan tertulis persiapan MTQ segera diselesaikan, idealnya sebelum pertemuan dengan Bupati pada hari Senin mendatang. Pertemuan tersebut akan menjadi forum untuk membahas laporan secara mendalam dan mengidentifikasi langkah-langkah strategis selanjutnya, termasuk rencana kunjungan lapangan. Beliau mengingatkan seluruh panitia untuk bekerja secara efektif dan tidak menunda-nunda pekerjaan mengingat waktu persiapan yang semakin terbatas.
Terakhir, Sekretaris Daerah menekankan pentingnya efektivitas dan komitmen seluruh anggota panitia.
Beliau berharap agar panitia diisi oleh individu-individu yang benar-benar terlibat dan bertanggung jawab dalam menyukseskan MTQ ini. Laporan tertulis yang komprehensif diharapkan dapat menjadi panduan yang jelas bagi pimpinan dan menjadi tolok ukur kemajuan persiapan.
Dengan sinergi dan koordinasi yang kuat antara Pemkab Aceh Singkil, Forkopimcan, dan LPTQ, diharapkan perhelatan MTQ tingkat kabupaten ini dapat berjalan sukses dan memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat. [KH SAKDA]

