
Aceh Timur, wartapolri.com – Dusun Reformasi yang terletak di Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, masih menghadapi tantangan berat dalam hal aksesibilitas.
Jarak tempuh dari Simpang Alue Nireh menuju dusun ini sekitar 15 kilometer, namun kondisi jalan yang belum memadai membuat perjalanan menjadi sulit, terutama bagi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Kondisi jalan yang belum pernah tersentuh pengerasan atau pengaspalan membuat jalur ini sangat rentan terhadap cuaca. Ketika musim hujan tiba, jalan berubah menjadi lumpur yang licin dan berbahaya bagi pengendara sepeda motor maupun mobil. Risiko kecelakaan pun meningkat tajam.
“Betul sekali Pak, jika musim penghujan jalur jalan ke dusun kami berlumpur dan licin karena belum pernah ada pengerasan atau pengaspalan dari Pemkab Aceh Timur,” ungkap Ismail Usman, Ketua Adat Gampong Gajah Mentah, saat ditemui oleh media pada Minggu (5/10/2025).
Ismail menambahkan bahwa masyarakat Dusun Reformasi sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, khususnya di bawah kepemimpinan baru saat ini.
“Kami sangat berharap di bawah pemerintahan baru (Garang), ada perubahan nyata terhadap akses jalan menuju dusun kami,” harapnya.
Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas pertanian dan ekonomi masyarakat. Jalan yang layak merupakan kebutuhan mendesak agar hasil pertanian dapat didistribusikan dengan lancar dan warga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diharapkan segera melakukan survei dan tindak lanjut terhadap kondisi jalan ini, sebagai bentuk komitmen dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(Sayid Muhammad)

