
Aceh Singkil, wartapolri.com – Keluarga Besar Faoziduhu Zalukhu mengucapkan Selamat
Hari Raya Idul Fitri 1445 H – 2024 M, mohon maaf lahir & batin,di Lebaran ini adalah momen yang paling ditunggu dan dinantikan oleh semua umat muslim di dunia. Bukan hanya hidangan lebarannya saja yang dirindukan, melainkan momen berkumpul bersama keluarga menjadi hal yang paling dinanti, salah satunya keluarga Faoziduhu ini mudik menggunakan transportasi laut (Kapal Fery)dari Singkil menuju Sinabang.
momen lebaran bersama keluarga. Seperti berikut ini beberapa kegiatan untuk memanfaatkan momen lebaran.

Tradisi keluarga besar ayahanda kami Faoziduhu Zalukhu disaat
Lebaran selalu identik dengan momen saling memaafkan satu dengan yang lain. Ketika lebaran tiba, seluruh keluarga berkumpul di salah satu rumah keluarga yang dituakan. Misalnya di rumah kakak kami yang tertua yakni Nurlina Zalukhu, menjadi tempat utama kala berkumpul.
dan juga Kami anaknya bersaudara sebanyak (4) Orang bersaudara perempuan adapun nama-nama dan jumlah anak masingnya ialah.

1. Nurlina Zalukhu
Jumlah anak 2
orang.
2. Siti masyita
Jumlah anak (2)
orang.
3. Yani Zalukhu
jumlah anak (3)
orang.
4. Sani Zalukhu
Jumlah anak (1)
orang.

dimana menyambut hari raya Idul Fitri dengan gembira setelah sebulan penuh menjalani puasa ramadan. Seperti biasa, keluarga besar merayakan hari raya lebaran dihari pertama
itu merupakan sudah menjadi tradisi kami kalau hari raya lebaran ke satu, keluarga Kami kumpul,” kata Masdianto salah satu suami anak ke dua dari Ayahanda kami Faoziduhu Zalukhu berkumpul di kediaman kakak tertua kami NURLINA Zalukhu bertempat di Desa Ganting Kecamatan Semelue Timur Kabupaten Semelue pada Rabu (10/04/2024)
Di saat inilah tradisi jeluarga besar pak Faoziduhu saling berminta maaf kepada orang tua, kepada Abang/Kakak, Adik, Kaponakan danlainnya, berjalan dengan damai dan haru. Satu persatu anggota keluarga untuk meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah terjadi. Tradisi ini biasanya dilakukan setelah selesai menjalani sholat Idul Fitri. Tepatnya di pagi hari, setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama dan kemudian berkeliling ke rumah tetangga dan kerabat sekitar.
Pada saat lebaran juga menjadi sebuah momen yang tidak terlupakan. Pasalnya semua keluarga berkumpul dan menjalin silaturahmi dengan sangat hangat. Momen ini tidak boleh dilewatkan atau disia-siakan. Sebab Anda dapat mengabadikan momen dengan cara melakukan foto bersama, juga makan bersama, itu untuk mengingatkan kita semasa kecil berkumpul sama orang tua.
Sehingga begitu, Anda memiliki ragam kenangan dari tahun ke tahun. Tidak perlu foto di studio, melainkan fhoto bersama keluarga mengambil sudut ruangan di rumah akan jauh lebih berkesan. Sebab memiliki kenangan yang beragam setiap tahunnya. Hal ini juga akan terasa berbeda saat adanya keluarga tambahan di dalam satu keluarga tersebut.
Selain itu, Anda juga dapat mengabadikan momen dengan cara merekam semua kegiatan yang sedang terjadi saat itu. Setelah itu, Anda dapat membuat video dokumenter keluarga sendiri yang dapat disaksikan secara berulang.
Bernostalgia
Tidak sedikit keluarga yang menjadikan momen lebaran sebagai momen nostalgia. Terutama mereka yang sudah memiliki keluarga masing-masing dan tinggal di daerah lain. Maka saat lebaran inilah, menjadi waktu yang tepat untuk mengenang masa lalu bersama keluarga besar di hari raya.
Suasana seperti ini juga akan sangat terasa saat kedua orang tua sudah mulai menua atau bahkan hanya tinggal kenangan. Anda dan saudara-saudara akan merasakan perbedaan yang cukup terasa di hari raya,
Makan Bersama
Biasanya momen makan bersama ini hanya dapat dijumpai pada waktu-waktu tertentu. Misalnya hanya saat makan malam, atau bahkan saat ada acara keluarga. Kegiatan yang satu ini sudah pasti sangat dinanti. Makan masakan khas hari raya hingga kue-kue yang disajikan saat hari raya tiba.
Pewarta : Khalikul Sakda

