
Banda Aceh, wartapolri.com – Laga perdana PSBL Langsa di Stadion Carlos, Banda Aceh, berakhir dramatis dengan skor imbang 2-2 melawan Kuta Raja FC. Pertandingan yang disaksikan hampir seribu penonton ini berlangsung sengit dan penuh ketegangan hingga peluit panjang wasit Mawardi, asal Aceh Barat, menutup jalannya laga, sabtu (22/11)
PSBL Langsa membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 lewat eksekusi penalti Aljo Jamal. Penalti diberikan setelah Rizal dijatuhkan keras di kotak terlarang. Meski unggul, PSBL terus menekan melalui koordinasi kapten Bastian, namun dua peluang emas hanya membentur mistar gawang.
Kuta Raja FC akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-42. Pemain bernomor punggung 10 memanfaatkan kemelut di depan gawang PSBL untuk mencetak gol, sehingga skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Selepas jeda, PSBL tampil lebih agresif. Serangan demi serangan dilancarkan, namun keberuntungan belum berpihak karena beberapa tendangan dan sundulan kembali membentur tiang gawang.
Kuta Raja FC justru berbalik unggul pada menit ke-70 melalui pemain bernomor 12 yang berhasil menaklukkan kiper Furqan. Skor berubah 1-2, membuat PSBL berada dalam tekanan.
Namun semangat juang pemain muda PSBL tidak surut. Pada menit ke-82, Bastian mengirim umpan silang matang ke kotak penalti yang disambut sundulan keras Mane (pemain PSBL bernomor 12). Gol tersebut memastikan laga berakhir dengan skor imbang 2-2.
Dukungan dan Harapan
Ketua Umum PSBL, Haji Hasan Basri, yang menyaksikan pertandingan melalui sambungan telepon seluler, menyampaikan harapannya agar masyarakat Kota Langsa terus mendoakan tim kebanggaan mereka. “Besok PSBL harus menang agar bisa lolos ke babak 8 besar,” ujarnya penuh semangat.
Laga Penentuan
PSBL akan kembali berlaga esok hari, Minggu (23/11) pukul 14.00 WIB, menghadapi Kuala Nanggroe FC Banda Aceh. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin melangkah ke fase 8 besar
(Sayid Muhammad)

