
Aceh Singkil,wartapolri.com – Dua warga Desa Kayu Menang yang karam di perairan Pulau Didun Tim Sar Gabungan Bpbd Aceh Singkil hari ini sudah dilakukan penjemputan. Jumat (19/04/2024)
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Kabupaten Aceh Singkil H. Alhusni SH, melalui Petugas Posdalops Bpbd Aceh Singkil Rosiana Kusuma wardani melaporkan “setelah kejadian pada hari Jumat tanggal 19 April 2024 pukul 15:30 WIB, telah dihentikan pencarian Tim SAR terhadap korban kapal tengelam dan selamat ditolong nelayan yang bernama Yunianda Saputra (23) tahun dan Rosidin (41) tahun di Pulau Dundun

Desa Gosong Telaga Kec. Singkil Utara Kab. Aceh Singkil dengan koordinat posisi tenggelam
E 09750285
N 0156597, sekarang sudah untuk melakukan penjemputan.
Informasi yang dapat dilaporkan, sbb :
Identitas 2 (dua) Korban,
1. Nama : Yuninanda Saputra
TTL : Kayu Menang, 05 Oktober 1991.
c. Jenis Kelamin : Laki-Laki
d. Agama : Islam
e. Status : Belum Kawin
f. Pekerjaan : Pelajar
g. Alamat : Desa Kayu Menang, Kec Kuala Baru, Kabupaten. Aceh Singkil.
2. Nama : Rosidin
b. TTL : Kayu Menang 09 Agustus 1983
c. Jenis kelamin : Laki-Laki
d. Agama : Islam
e. Status : Kawin
f.Pekerjaan : Nelayan
g. Alamat : Desa Kayu Menang Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.

Kronologis kejadian, ialah : Sebelumnya Korban An. Sdr Yunianda Saputra yang berasal dari Singkil pergi ke kelaut bersama dengan Sdr Rosidin mengunakan perahu Robin melaksanakan pekerjaan sehari hari sebagai nelayan tradisional.
Pada hari senin tgl 15 April 2024 sdr Yuananda dan Rosidin berangkat melaut untuk mengangkat Bubu dengan jarak sekitar 30 mil yang telah mereka pasang Bubu diseputaran antara Sibolga dengan lautan Singkil namun pada saat perjalanan mengalami musibah dan ditemukan oleh nelayan Atau tekong kapal bernama Iwan penduduk Baros atau Sibolga pada hari Kamis sekira jam 16.00 dengan mengunakan KM seribu ditemukan 2 (dua) nelayan mengapung dengan memegangi fiber ditengah laut menghubungi keluarga korban atas nama Fajar Imin umur 29 Thn penduduk Kayu Manang selanjutnya menghubungi BPBD Singkil dan ditindak lanjuti oleh Posal Singkil dan BPBD.
Rangkaian Kegiatan Pencarian, sbb : a. Pada tgl 18 April 2024 pukul 18.00 Wib Danposal Singkil mendapatkan informasi dari BPBD kabupaten Singkil tentang Robin yang berada di Pulau Dundun dan langsung kordinasi dengan instansi terkait di kantor BPBD membahas pelaksanaan Sar karena sudah malam mengingat cuaca yang tidak menentu Sar di laksanakan keesokan harinya.
Pada tgl 19 April 2024 pukul 07.30 Wib Tim SAR Gabungan persiapan sarana Speed yang sudah dicek kesiapanya bergerak dari Jembatan Tinggi Pulo Sarok Kec. Singkil menuju lokasi kejadian dengan koordinat.
Pencarian dilakukan dengan panduan lokasi yang telah dikirim lewat aplikasi Whatsap gogle Map dengan menuju lokasi yang telah ditentukan oleh nelayan yang memberi pertolongan pada Korban tersebut
Pada saat menuju ke lokasi penjemputan dititik kordinat yang ditentukan selalu berkomunikasi dengan kapal pembawa korban dan sekira 4 mil dari Pulau Birahan Sar bertemu dengan nelayan yang mengantar korban dilanjut Sdr Yuninanda Saputra dan Rosidin oper naik Speed Posal menuju arah Singkil jam 14.30 wib, dan Alhamdulillah mereka sudah sampai kesingkil, dan langsung menuju kediaman temost tinggal mereka.
Adapun Personil, Unsur dan Area pencarian (SAR), sbb:
a. Personil :
1) Kasat Pol Airud Polres Aceh Singkil AKP. Wiyatno.
2) Danposal Letda Laut (PM) Daryani
3) Sertu Soiman Pos TNI AL Singkil.
4) Fajarimin Penduduk Kayu Manang
5. Safnul Panglima Lhok Kayu Manang
5) Khairul dari BPBD Aceh Singkil.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, maka Tim Sar gabungan BPBD resmi ditutup seluruh unsur potensi Sar kembali kesatuan masing-masing, dan pihak dari keluarga besar, Yuninanda serta keluarga besar, Rosidin hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih yang tak terhingga, hanya Allah lah yang bisa membalas atas jasa-jasa mereka amin-amin yarabbal alamin
Pewarta : Khalikul Sakda
