Diduga Dua Warga Alue Twi Angkut BBM Jenis Solar Ilegal Untuk Kegiatan Alat Berat Pembukaan Kebun Diamankan Polisi

Aceh Timur, wartapolri .com – Melambungnya harga solar industri di pasaran dan meningkatnya permintaan, membuat para pelaku usaha yang beraktifitas menggunakan BBM jenis solar semakin gencar mengumpulkan pundi-pundi rupiah dengan berbagai cara dan upaya untuk mendapatkan BBM jenis solar.

Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun media ini Senin 29/04/2024. keluarga DR dan warga lainya bertanya tanya keberadaan DR bersama rekanya, sebab sudah hampir dua malam belum kembali kerumah, katanya siang tadi turun belanja dengan menggunakan mobil pick ap jenis L300.

Dan informasi yang berkembang DR selaku pengemudi dan CN selaku petugas gudang pada salah satu kebun milik pengusaha dari Sumut. Pada Minggu malam (28/04/2024) bersama satu unit mobil pick ap L300 diduga bermuatan BBM jenis solar dengan menggunakan jerigen, menurut sumber DR dan CN beserta mobil pick ap telah diamankan oleh Kepolisian di seputaran Birem Bayaun Aceh Timur.

Sejumlah karyawan kebun kepada awak media Senin(30/04/2024) mengatakan,” Ada dua orang kawan kami sudah beberapa hari ini tidak pulang kerumah istri dan keluarganya sibuk mencari kemana kemana, sedangkan pak Amir selaku pimpinan kebun juga susah dihubungi dan bahkan nomor hape nya tidak aktif. Keluarga DR dan CN ingin mempertanyakan kondisi dan keberadaan nya.”ungkap sumber

Sementara itu Abu Bakar, Kepala dusun Alur Jeruk gampong Alue Twi kepada awak media menyampaikan, “Istri DR ada komunikasi sama saya katanya DR saat ini ada di Polda,”kata Abu Bakar.

Sumber lain juga menyebutkan, bahwa BBM jenis solar tersebut diangkut dan akan dibawa ke daerah Alue Jeruk di lokasi kebun milik salah satu pengusaha asal dari Sumut untuk operasional alat berat berupa dua unit buldozer dan satu unit exavator untuk kegiatan didalam kebun tersebut.

Namun sayangnya Amir selaku pimpinan kebun melalui aplikasi Watshapp selular nya saat ditanyai oleh media, awalnya contreng dua, dan kemudian awak media mengajukan mengajukan pertanyaan lagi kemudian pada aplikasi Watshappnya terlihat contreng satu dan bahkan langsung di blokir.

Salah satu pengusaha kenun dari Sumut tersebut pada tahun 2023 lalu ada membeli lahan sekitar 300 Hektar di wikayah gampong Alue Twi dusun Alue Jeruk kecamatan Rantau selamat Aceh timur.

Hingga berita ini dimeja redaksi pihak kepolisian belum terkonfirmasi.

(Red)

Mungkin Anda Menyukai