Jelang Pemilu 2024, DPW Partai Aceh Berikan Pelatihan Dan Pemantau Dengan Ratusan Saksi Di TPS

Aceh Singkil, wartapolri.com – Jelang Pemilu, 2024 ini. Partai Aceh berikan pelatihan dan Pemantau Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Singkil, dengan Ratusan Saksi, pelatihan dilaksanakan Di Kantor PA Desa Gosong Telaga Barat Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh. Sabtu (10/02/2024)

Irwansyah sebagai ketua pemenangan partai Aceh Kabupaten Aceh Singkil, sekaligus kaderisasi saksi partai Aceh Pemilu 2024 ini,

Irwansyah mengatakan bahwa pihaknya saat ini membutuhkan saksi yang luar biasa untuk Pemilu 2024.

“Kita mengadakan pelatihan saksi karena kita butuh saksi yang luar biasa. Pengalaman lalu-lalu saksi belum waktunya udah pulang. Dengan diadakannya pelatihan terhadap saksi ini kita butuh saksi yang kuat, sampai selesai berada disitu,” kata Irwansyah kepada wartawan disela-sela pelatihan Saksi Pemilu 2024, Partai Aceh Kabupaten Aceh Singkil.

Dia mengungkapkan, pelatihan ini diisi langsung oleh Irwansyah adapun pelatihan ini sebanyak 347 saksi TPS dan saksi kecamatan 22 orang.

“Insya Allah kita punya saksi yang kuat sehingga Partai Aceh (PA) bisa menjaga suara dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irwansyah menjelaskan bahwa sebanyak 347 saksi TPS dan 22 saksi Kecamatan tersebut, Intinya jangan sampai ada orang jadi saksi tapi tidak mengetahui apa yang dilakukan tupoksi sebagai saksi,” jelasnya.

Sementara itu, Irwansyah menyampaikan bahwa hasil akhir Pemilu itu adalah perolehan suara. Oleh karena itu, peran saksi sangat penting untuk hadir di setiap TPS untuk mengawal, mencermati, memantau, dan menghitung suara.

“Semua untuk mencari suara, sudah dapat suara gak ada saksinya, ini bisa saja hilang semuanya. Dalam proses, pemungutan, perhitungan suara, rekapitulasi suara. Selalu ada celah titik-titik rawan,” ucap Irwansyah.

Menurut Irwansyah,ini sangat penting para saksi paham betul tugas apa yang harus dilakukannya.

“Sehingga hal-hal yang kita khawatir itu bisa kita antisipasi. Intinya saksi tau mengerjakan apa tugasnya,” bebernya.

“Yang paling penting adalah saksi kita berani bicara. Selain beri materi kita juga menanamkan rasa berani dalam diri saksi. Supaya bisa bicara menyampaikan hak kebenaran,” tandasnya.

Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai