
Aceh Singkil, wartapolri.com ~ Sebuah insiden mengejutkan yang menimpa Kaetek, seorang ibu rumah tangga berusia 55 tahun, telah menggerakkan komunitas di Teluk Rumbia untuk meningkatkan keselamatan di sepanjang Sungai Singkil. Pada senin sore, 27 Januari 2025, Kaetek mengalami serangan dari seekor buaya ketika sedang mencari pakan bebek, mendorong tindakan cepat dan proaktif dari pemerintah desa.
Dalam menanggapi kejadian tersebut, Kepala Desa Teluk Rumbia, Pahrul Raji, mengeluarkan himbauan kritis kepada warga agar menjaga jarak aman dari kawasan sungai dan meningkatkan kesadaran akan potensi bahaya yang tersembunyi di perairan ini. Terutama bagi mereka yang rutin menggunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan mencari nafkah, peringatan ini harus dipandang serius untuk menghindari tragedi serupa.

Pahrul Raji menekankan pentingnya pendekatan keamanan yang berhati-hati dengan tetap berada di tepi sungai saat beraktivitas. Selain itu, ia menggarisbawahi perlunya kerjasama dengan pihak berwenang untuk merumuskan dan menerapkan strategi mitigasi yang tangguh dan efektif guna menghadapi ancaman predator.
Penduduk area Suaka Margasatwa Rawa Singkil, yang sering kali berinteraksi dengan ekosistem setempat untuk aktivitas penangkapan ikan, kini menghadapi ancaman lingkungan yang semakin tidak menentu. Pendekatan partisipatif dan pengawasan ketat menjadi lebih krusial saat ini untuk memastikan keselamatan komunitas.
Diharapkan, langkah-langkah kolaboratif dan kesadaran yang ditingkatkan ini akan membentuk fondasi bagi tindakan pencegahan lebih lanjut dan meningkatkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Teluk Rumbia.(*)
{Kh:Sakda}

