
Banda Aceh, wartapolri.com ~ Minyak goreng sawit yang dimiliki oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. yakni
Minyak kita merupakan Minyak Goreng Rakyat (MGR) yang diluncurkan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau.
Di tengah kelangkaan MINYAKITA yang melanda,v di aceh, Pemerintah Aceh tampil sigap dan proaktif! Tepat pada tanggal 23 Januari 2025, yang lalu Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H Safrizal ZA M.Si, menggerakkan aksinya dengan menerbitkan instruksi cepat ke seluruh penjuru Aceh: Ayo distribusikan minyak goreng bersubsidi ini dengan efisien!

Pesannya jelas dan tegas! Setiap kabupaten dan kota diinstruksikan untuk mengidentifikasi pengecer di pasar rakyat yang menjadi pusat jual beli. Lalu, data tersebut harus langsung terekam dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah, berkat kolaborasi solid bersama Bulog dan distributor lokal.
Bukan sekadar data, para pedagang juga diberikan peran penting dalam memastikan harga tetap terjangkau. Bagaimana caranya? Dengan memasang spanduk harga yang informatif serta jelas, memastikan setiap konsumen mendapatkan minyak goreng dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diatur.
Lebih dari sekadar angka, ini adalah upaya nyata pemerintah dalam menjamin stabilitas harga dan memudahkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dapur sehari-hari. Terlebih, untuk kawasan yang belum terhubung dengan distributor, Bulog siap sedia untuk melayani dan memastikan tak ada sudut Aceh yang terlewat.
Langkah ini tak hanya menjanjikan solusi jangka pendek, tetapi juga memperkuat jaringan distribusi dan memastikan tak ada yang tertinggal dalam mendapatkan komoditas esensial ini. Aceh siap hadapi tantangan, dan inilah buktinya. (*)
{Red}

