Pemdes Dan Masyarakat Antusias Bantu Warga Saat Berbelanja Dipasar Sore Ujung Bawang Yang Lagi Terdampak Banjir

Aceh Singkil, wartapolri.com – Pemerintahan Desa (Pemdes) bersama masyarakat sedang melakukan mengatur lalu lintas di pasar sore ujung bawang disebabkan kemacetan akibat ramainya pengunjung disaat dampak banjir serta sebagian masyarakat membuat titian akibat jalan tersebut berlobang biar mudah kenderaan roda dua bisa lewat mereka menggunakan papan seadanya lokasi Dijalan Ujung Bawang menuju Pea Bumbung Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil yang berlobang akibat di terjang banjir Selasa (06/11/2023).

” Afdallah dan Sabirin Lingga selaku Pemdes ujung bawang kepada awak media wartapolri.com mengatakan saat di konfirmasi mereka antusias mengatur lalu lintas dan membantu menyeberangkan warga yang melewati jalan yang digenangi banjir di Desa tersebut.

” Suparman serta sahidul selaku Masyarakat setempat juga menyampaikan kepada media ini Banjir yang menggenangi ruas jalan tersebut, sudah berlangsung selama hampir sebulan, Akibat dari banjir itu, sudah banyak aspal yang terkikis air sehingga menimbulkan lubang besar tuturnya,” Suparman.

” lanjutnya Di tambah lagi dengan adanya truk-truk proyek yang melintas, yang membuat jalan semakin rusak.

Salah satunya di Desa Ujung bawang menuju Desa Pea Bumbung Ruas jalan di lintas tersebut ada tiga titik sepanjang lebih kurang 200 meter digenangi air dengan arus yang cukup deras,” Ucapnya.

“Ketinggian air di badan jalan mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Sehingga, lubang-lubang besar di tengah jalan tidak jelas terlihat oleh pengendara.

Hal itu mengakibatkan banyaknya kendaraan roda empat dan roda dua yang terperosok, ” imbuhnya,

Kemudian, ada juga beberapa sepeda motor warga yang mogok dan terjatuh saat melintas

Dia mengatakan, ruas jalan yang digenangi air terdapat beberapa kerusakan. Sehingga, pihaknya mengimbau warga untuk berhati-hati dan waspada saat melintasi jalan tersebut.

Untuk mengantisipasi kendaraan terperosok, kata Suparman, di lokasi telah dipasang rambu atau tanda ada lubang tutupnya, ” Suparman.

Pewarta : Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai