Banjir Sempat Surut Kini Kembali Menggenangi Rumah Warga Di Aceh Singkil

Aceh Singkil, wartapolri.com – Belum lagi kering airnya kemarin banjir kembali menggenangi permukiman warga akibatnya Ribuan Rumah warga Aceh Singkil terendam banjir. Tepatnya salah satu, Dikemukiman Pemuka Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh Rabu (23/11/2023).

” salah seorang warga Ujung Bawang Dahiro mengatakan kepada awak media wartapolri.com

Dua bulan lamanya kami sudah merasakan genangan air banjir sehingga kami tidak bisa bekerja, dan tanaman muda serta tanaman tua seperti sayur-sayuran gagal panen dan seperti kelapa sawit mengalami kematian akibat banjir berjepanjangan tutur nya, Dahiro,

” Lanjutnya Dahiro menyampaijan kepada Dinas tetkait agar bisa membantu warga yang terdampak Banjir dan banjir terkadang surut dan tiba-tiba naik dua hari yang lalu banjirnya sudah Sempat surut, dengan tingginya curah hujan.

Hal ini membuat Sungai Simpang Kiri dan Simpang Kanan kembali meluap, “ucap Dahiro

” lanjut Pak Dahiri menambahkan baru beberapa hari ini kami bersih-bersihkan rumah dan barang-barang serta tempat tidur sudah kita turunkan dari

Atas yang telah kita selamatkan. tiba-tiba airnya kembali naik aduuh terasa capek asik ngurusin barang-barang yang kita aman kan saat air banjir naik lagi, ucapnya,Pak Dahiro,

Ketinggian air mencapai 60 sampai 80 Centimeter pada saat ini

“Untuk Desa Selok Aceh, Desa Pemuka, dan Desa Suka Damai, beberapa hari yang lalu sudah kering. Tapi sekarang naik lagi. Kalau untuk Desa Ujung Bawang dan Desa Pea Bumbung itu memang sampai sekarang banjir masih bertahan,

Ruas jalan Lintas Singkil Rimo sudah tergenangi banjir. Selain ruas jalan merendami rumah warga, banjir juga menggenangi sejumlah sekolah, Rumah Ibadah, serta kantor Desa Namun, sebagian aktivitas belajar mengajar, terpaksa diliburkan,

Kemudian untuk jalan lintas penghubung antar desa Pea Bumbung menuju Sebatang saat ini masih digenangi banjir.

Bahkan, kendaraan roda dua dan empat masih tidak bisa melintas, karena tingginya genangan banjir. Kendaraan yang bisa melintas hanya truk tronton, itupun tidak berani melintas di sebabkan ruas jalan tersebut mengalami keretakan akibat derasnya air banjir yang menerjang,

Sejauh ini belum ada korban banjir yang mengungsi. Warga masih bertahan tetap di rumah, kami dari masyarakat, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Singkil mohon segera di berikan bantuan berupa Sembako dan obat-obatan.

“Kita mengimbau warga tetap hati-hati dan waspada. Sebab banjir sedang naik. Dan kita gak tahu sampai berapa tinggi naiknya banjir ini,” tutup Dahiro.

Pewarta : Khalikul Sakda

Mungkin Anda Menyukai