
(Ft Dok Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil)
Aceh Singkil, wartapolri.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPKA) Aceh bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil mengadakan kegiatan literasi di Pulau Banyak pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para siswa, guru, serta masyarakat setempat.
Hadir langsung Kepala DPKA Aceh, Dr. Edi Yandra, S.STP, didampingi Sekretaris, para Kepala Bidang, dan pejabat fungsional. Dalam sambutannya, Dr. Edi Yandra mengaku sangat terkesan dengan semangat siswa-siswi serta para guru dalam mengikuti kegiatan literasi ini.
Ia berpesan agar para guru dan orang tua dapat menjadi teladan dalam menumbuhkan budaya membaca di kalangan anak-anak. “Jika orang tua mengetahui anak gadisnya sedang membaca dan belajar di perpustakaan, tentu hati menjadi tenang. Namun bila berada di kafe, akan muncul banyak pertanyaan: dengan siapa dan kapan pulang. Maka mari kita dorong anak-anak kita untuk lebih dekat dengan buku,” ujarnya Ali Hasmi via release persnya pada awak media ini Jumat (22/08/2025).
Acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Storytelling oleh Bunda Icut yang menghibur anak-anak melalui boneka lucunya. Kegiatan literasi ini dihadiri oleh para guru, kepala sekolah, dan siswa-siswi dari SD Pulau Balai, SD Pulau Baguk, MIS Pulau Balai, serta unsur Muspika setempat.
Selain itu, DPKA Aceh bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil juga akan memfasilitasi pendirian Pusat Pelayanan Perpustakaan dan Arsip Kecamatan (PUSYANKA) Pulau Banyak. Pusat literasi ini nantinya akan dilengkapi dengan koleksi buku bermutu dan rak baca untuk mendukung peningkatan budaya literasi masyarakat. Plt Camat Pulau Banyak, Refi, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran PUSYANKA tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Plh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil, Ali Hasmi, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari DPKA Aceh. Ia mengibaratkan siswa-siswi Pulau Banyak sebagai “mutiara di Samudra Hindia yang belum diasah.” Menurutnya, melalui kegiatan literasi, potensi anak-anak Pulau Banyak dapat bersinar dan kelak menjadi penerang bagi Indonesia.
Ali Hasmi juga berharap agar tahun depan kegiatan serupa dapat diperluas hingga Puncak Gunung Tiusa, Kecamatan Pulau Banyak Barat, sehingga manfaat literasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (BS)

