
Aceh Singkil, wartapolri.com – Pedagang ikan laut di Pasar Onan Sore Kampong Ujung Bawang Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil akui sepi pembeli.
Penyebab sepinya pembeli saat ini diakui para pedagang bukan hanya karena harga ikan yang tinggi, namun turunnya harga komoditi sawit saat ini juga diduga jadi penyebab daya beli masyarakat menurun Rabu (23/08/2023).
Salah seorang pedagang ikan Aria dan pedagang Ayam Masyitah mengatakan kepada wartapolri. Com

Kalau harga ikan tergantung cuaca dan memang sekarang ini mahal, karena angin kencang. Pembeli ikan di kita juga sepi, karena kondisi sekarang juga sawit murah, para pembeli juga sepi,” keluh Aria
Harga Minyak Goreng masih setabil Satu Liter Rp 13.000, Emak-emak Senang, Penjual Tak Diomeli Lagi dan Harga Telur Ayam juga masih stabil 50,000/Papannya

Ia mengatakan, penjualan ikan saat ini menurun hingga 30 persen dari sebelumnya, dengan omzet yang juga turut menurun drastis.
“Ikan-ikan yang kita jual diambil langsung dari tempat pelelangan ikan (TPI) karena kualitas lebih bagus. Kalau kondisi harga mahal sekarang kita juga dapat untung dikit, penjualan juga menurun 30 persen,”ungkapnya
bervariasi yakni tergantung jenis ikan, mulai dari Rp30.000 perkilogram untuk ikan tongkol, Rp40.000 untuk ikan Nila, Rp 35.000
Meski pembeli sepi, ia mengaku tetap berjualan, pasalnya saat ini tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan.
“Alhamdulillah bisa bertahan meski sepi dan keuntungan sedikit yang penting cukup makan,” kata Aria ucapnya, ”
Pewarta : Khalikul Sakda

