
Aceh Singkil, wartapolri.com – Peletakan batu pertama pendirian pondok pesantren oleh Yayasan Pondok Pesantren Darul Mahabbah yang diberinama Darul Iman.
Rencana Ponpes yang menempati areal wakaf seluas ± 250 M2 yang berlokasi di jalan Singkil Kuala Baru Desa Kayu Menang Kecamatan Kuala Baru, berjarak sekitar 5 kilometer dari ibukota Kabupaten Aceh Singkil.
Prosesi ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan Ponpes Abu Mahabbah , Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Kepala Dinas Syariat Islam yang diwakili Sekretaris Drs. Abdul Hanan, Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil 2024 Dulmursid, SP dan Al Hidayat, ST, Calon Anggota DPRK Sofyan, Kepala Desa serta tokoh masyarakat, pemuda dan muwakif. Jum’at (12/07/2024).
Sekapur sirih disampaikan oleh Mantan Anggota DPRK Aceh Singkil H. Syamsuir meskipun sudah dimulai peletakan pembangunan namun belum bisa dikatakan pondok pesantren, oleh karenanya pondok pesantren harus memenuhi beberapa persyaratan tertentu diantaranya harus ada santri dan guru, kemudian ijin operasional yang selanjutnya terdaftar di Kantor Kementerian agama,” tuturnya
Untuk itu beliau menghimbau kepada pengurus agar sesegera mungkin melengkapi persyarata-persyaratan yang kurang. Disisi lain Abu Mahabbah berharap agar semua unsur dan semua pihak tetap saling membantu serta bersatu dalam satu perjuangan yang diharapkan bersama.
Mudir Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) H. Rusdy yang biasa disapa Budi, H. Budi menyampaikan “Bahwa Allah akan menolong Hambanya yang dengan Ikhlas membantu agamanya dan semoga menjadi manfaat yang besar bagi umat dan berharap kedepan pembangunan Ponpes ini dapat berjalan dengan lancar dan baik serta bertujuan menciptakan anak-anak kita yang berilmu dan mempunyai akhlak yang mulia,” ucapnya
Sementara itu Sofyan salah satu panitia pembangunan ketika dimintai keterangannya menjelaskan “Bahwa peletakan batu pertama yang saat ini dilakukan adalah untuk pembangunan balai pengajian ponpes seterusnya akan dibangun mushalla, bangunan pusat administrasi ponpes, ruang tamu dan bangunan pendukung lainnya,” katanya
“Rencana pendirian ponpes ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Kayu Menang dan sekitarnya, kami sangat menghargai niat dan perjuangan untuk mendirikan lembaga pendidikan tersebut, terbukti lahan untuk pembangunan ponpes ini berasal dari wakaf masyarakat Desa kayu menang,”
“Kedepannya diharapkan santri-santri yang belajar bukan hanya dari daerah sekitar melainkan juga dari daerah lain, karena pesantren ini adalah milik kita bersama,” imbuhnya (BS)

