PT. Nafasindo dan WCS Beri Pelatihan Bagi Penganyam Pandan Duri Kepada Ibu-Ibu Desa Ujung Bawang Kecamatan Singkil

Aceh Singkil, wartapolri.com Perusahaan Kebun Kelapa Sawit (PMKS) PT. Nafasindo Aceh Singkil laksanakan pelatihan para emak-emak sebanyak (30) peserta terbagi lima (5) kelompok & sebelumnya telah diberikan bantuan peralatan bagi pelaku usaha (UMKM) anyaman pandan duri, di Desa Ujung Bawang Aceh Singkil melalui Corporate Social Responsibility (CSR) hari ini diberikan pelatihan bagi kelompok perempuan pengrajin anyaman pandan duri (Kegiatan Alternatif Mata Pencaharian) Desa Ujung Bawang Singkil Kabupaten Aceh Singkil, yang berlangsung di Balai Desa Ujung Bawang pada Kamis (18/07/2024)

Sehingga, para pengrajin anyaman Pandan duri akan diajarkan pengetahuan, agar kualitasnya bermacam ragam jenis anyaman produk yang dihasilkan, sehingga bisa lebih menarik para peminat nantinya juga akan mudah di pasarkan hingga keluar daerah aceh singkil.” ujarnya

Kegiatan ini di pimpin langsung Oleh Kepala Desa Ujung Bawang yang diwakilkan Oleh Sekretaris Desa Ujung Bawang Rusid Hidayat Berutu, didampingi bersama Perwakilan PT. Nafasindo, dan diikuti oleh Estate Manager Singkil , Pengurus PT. Nafasindo dan staf.

Kegiatan ini dirangkai dengan pemaparan singkat serta tata cara pembuatan tikar dari pandan duri tersebut.

Taupiq SP, Menjelaskan, pelatihan tersebut akan digelar, tiga hari kedepan mulai pada hari ini Kamis, tanggal (18 S/d 20/07/2024) yang bekerjasama dengan Wildlife Conservastion Society (WCS) organisasi konservasi. yang dilaksanakan untuk masyarakat Desa Ujung Bawang yang berada di seputaran wilayah perkebunan PT. Nafasindo.

Pemerintahan Desa (pemdes) Ujung Bawang, sangat berterimakasih & apresiasi kepada PT. Nafasindo atas pelatihan yang diberikan. Menurutnya ini sangat bermanfaat dan berharap kepada ibu-ibu pengrajin anyanan pandan duri warga Desa Ujung Bawang.

“Syukur alhamdulillah kami ucapkan kepada PT. Nafasindo yang telah bekerjasama dengan ibu-ibu kami, Mudah-mudahan kiranya pertemuan ini dapat membuahkan hasil untuk Ibu-ibu yang ada di Desa Ujung Bawang.

Selain itu, PT. Nafasindo & (WCS) juga memberikan alat kerja yang digunakan selama pelatihan berupa peralatan yang dapat digunakan untuk membuat tikar & lainnya, serta juga nemberikan beberapa jenis pewarna anyaman tikar.

Diketahui, PT. Nafasindo Perkebunan Kelapa Sawit merupakan kebun percontohan bagi perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Aceh Singkil,

Aras Midah selaku ketua kelompok pengrajin anyaman pandan duri, Desa Ujung Bawang mengungkapkan bahwa, kerajinan anyaman ini merupakan kerajinan yang telah dilakoni oleh keluarganya & masyarakat Desa Ujung Bawang secara turun menurun dari nenek moyang dahulu sehingga menjadi bagian kebudayaan masyarakat Desa Ujung Bawang.

Awalnya pandan ini hanya dianyam untuk dijadikan alas tikar, sebagai wadah anggota keluarga untuk berkumpul agar tidak kotor dan menghindari dinginnya lantai. Secara berlahan dengan kemajuan zaman Sehingga kerajinan anyaman ini berkembang manjadi bagian yang tak terpisahkan bagi Desa Ujung Bawang.

“Untuk saat sekarang ini produk Kerajianan anyaman pandan duri ini kami kelompok pengrajin anyaman pandan duri agar bisa dibantu untuk pembiayaan berupa modal kerja dari pihak terkait demi meningkatkan & berkembang nantinya sesuai dengan kebutuhan zaman dan berbagai variasi seperti, tikar, topi Dan lain-lainnya dengan barang-barang dari terbuat dari pandan tersebut, juga kami berharap nantinya agar bisa dipasarkan hingga keluar daerah, “harapnya,

Turut dihadiri dalam acara pelatihan pengrajin anyaman pandan duri ialah, Kepala Desa Ujung Bawang yang diwakilkan Sekretaris Desa, Rosid Hidayat Berutu, Kepala Dinas UKM, yang diwakilkan Wahyudi SE, Perwakilan PT. Nafasindo Taupiq SP, dan diikuti oleh Group Manager, Pengurus PT. Nafasindo & stafnya, perwakilan dari BKSDA Aceh Singkil, pendamping Desa Kabupaten Ibu Syahrika & para peserta pengrajin anyaman pandan duri serta para tamu undangan lainnya.(***)

Jurnalist : Khalikul Sakda Berutu.

Mungkin Anda Menyukai