
Aceh Singkil, wartapolri.com ~ Ratusan rumah warga di dua desa di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, terendam banjir parah sejak empat hari terakhir. Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia menjadi wilayah terdampak terparah, menyusul meluapnya Sungai Lae Suraya simpang Kiri dan Sungai Lae Cinendang simpang Kanan akibat curah hujan tinggi dan banjir kiriman dari hulu.


Kondisi ini mengakibatkan sedikitnya 350 kepala keluarga (KK) di kedua desa tersebut merasakan dampak langsung musibah ini. Selain merendam permukiman, banjir juga melumpuhkan akses transportasi darat menuju Kecamatan Singkil, menyebabkan warga terisolasi dan kesulitan beraktivitas.

“Curah hujan yang tinggi selama empat hari terakhir membuat pemukiman kami terendam,” ujar Syarifuddin, yang akrab disapa Fuddin salah seorang warga Teluk Rumbia, pada Sabtu (22/11/2025). Ia menambahkan bahwa akses jalan yang terputus membuat warga tidak bisa keluar masuk desa. “Akses transportasi melalui jalur darat menuju Kecamatan Singkil dari dua desa tersebut saat ini lumpuh total, belum bisa dilalui,” tegas Fuddin.
Kekhawatiran akan kondisi yang memburuk semakin meningkat. Fuddin berharap agar hujan tidak lagi mengguyur wilayah hulu, sehingga air banjir bisa segera surut. Jika tidak, banjir dikhawatirkan akan terus merendam permukiman dan memperpanjang penderitaan warga. Pihak berwenang diharapkan dapat segera menyalurkan bantuan dan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah ini.{*}
[Khalikul Sakda]

