IPSM Situban Makmur Layangkan Surat Ke PT. Delima Makmur, Terkait Hal ini

Aceh Singkil, wartapolri.com – Jembatan Desa Sintuban Makmur Penghubung Dusun ke Rumah Sekolah SD Sintuban Makmur hingga ke PT. Delima Makmur Kecamatan Danau Paris, Jembatan tersebut hanya akses satu-satunya ternyata tidak layak untuk dilalui, membuat hal itu di keluhkan warga setempat. pada Senin (24/06/2024)

Binawan, salah seorang warga sekaligus Ketua Pemuda di Desa Sintuban Makmur, saat di konfirmasi oleh awak media wartapolri.com ini, mengatakan, dimana kami hanya melewati jembatan itu untuk setiap harinya, bahkan anak sekolah juga melewati jambatan tersebut. harus diperbaiki jembatan itu dulu dengan menggunakan papan seadanya demi untuk bisa di lalui, warga serta anak sekolah itupun hanya untuk kenderaan roda dua saja yang bisa melintas, ” ucapnya,

Binawan menambahkan jembatan itu sekarang semakin parah, kami setiap hari melaluinya, dan kadang-kadang kami memperbaiki jembatan itu dengan alat seadanya”tutur Binawan dengan raut wajah sedih.

Lanjutnya, ” Binawan dan temannya sedang memperbaiki jembatan dengan peralatam seadanya sehingga kenderaan roda dua mereka akhir bisa melintas namun kenderaan roda 4 juga becak tidak bisa lewat, “ucapnya Binawan,

Hal itu senada disampaikan temannya yang merupakan putra daerah Desa Sintuban Makmur, juga mengatakan bahwa jembatan itu harus segera di perbaiki, kalau tidak bisa menimbulkan kecelakaan, sehingga bisa menelan korban jiwa.” ungkapnya,

“Kalau saya lewat di jembatan itu, rasanya cukup mengkhawatirkan, ada perasaan was-was, sebab. Kayu nya sudah banyak yang lapuk, paku nya sudah banyak yang lepas, sehingga kalau lewat jembatan itu sangat memperihatinkan” tuturnya

Baru-baru ini warga dari Ikatan Pemuda Sintuban Makmur (IPSM) meminta kepada pihak Pimpinan PT. Delima Makmur melalui surat resmi dari organisasi IPSM, Desa Sintuban Makmur, dalam isi surat tersebut mengatakan kami dari pemuda-pemudi serta masyarakat Desa Sintuban Makmur ingin melaksanakan panen Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, secara masal di Hak Guna Usaha (HGU) PT. Delima Makmur yang berlokasi di Desa Sintuban Makmur,

Adapun hasil panen TBS secara masal tersebut akan kami gunakan untuk pembiayaan pembangunan jambatan sintuban makmur sebagai Ring,1 Perusahaan dikarenakan lamban sekali,untuk melakukan perbaikan jembatan tersebut, warga takut akan terjadi kecelakaan saat melintasi jembatan, pihak terkait tidak ada kepedulian & perhatian terutama dari perusahaan Yakni PT. Delima Makmur kalau menurut secara undang-undang CDR peduli perbaikan-perbaikan terhadap jembatan yang ada di Desa Sintuban Makmur dengan keadaan yang rusak parah sehingga bisa mengakibatkan kecelakaan artinya bisa memakan korban jiwa jatuh ke sungai karena tidak layak dilewati oleh warga terutama anak-anak bersekolah.

IPSM serta seluruh warga di wilayah itu berharap agar perbaikan secepatnya dilaksanakan.warga berkeinginan agar bisa segera disentuh pembangunan oleh pihak perusahaan atau juga pihak terkait, namun sampai saat ini belum terealisasikan.

Karena kami sangat membutuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut dimana hanya jembatan itu akses lintasan seperti angkutan umum, namun kebutuhan hasil bumi antar wilayah juga harus melintasi jembatan itu, & tersendat akibat kerusakan nya.” hasil bumi sangat besar potensinya sekarang terhenti, kami sudah memohon kepada perusahaan & berharap agar pembangunan kalau bisa utuh dari nol persen, pembangunan ingin di beton agar kuat. Kami sangat memohon jembatan itu bisa segera diperbaiki oleh yang punya kebijakan.,” lirihnya.(***)

Pewarta : Khalikul Sakda.

Mungkin Anda Menyukai